PUASA DI BULAN RAJAB


Oleh Ustadz Abu Humaid  حفدظه اللة

عن خرشة بن الحر قال : رايت عمر بن الخطاب يضرب أكف الناس في رجب ، حتي يضعوا في الجفان ، ويقول: كلوا فانما هو شهر كان يعظمه أهل الجاهلية، ولما جاء الاسلام ترك

Dari Khorosyah bin al-Hurr رحمه الله dia berkata, “Saya melihat Umar bin Khaththab رضي الله ‘anhu memukul telapak tangan para manusia di bulan Rajab, sampai mereka meletakkannya di sebuah bejana. Lalu Umar berkata, ‘Makanlah, karena sesungguhnya ini adalah sebuah bulan yang dahulu pernah diagungkan oleh orang jahiliyah, ketika datang Islam maka ditinggalkan perkara itu.’.”

ATSAR SHAHIH. Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannaf-nya: 2/9758, ath-Thobari dalam Mu’jamul Aushat: 7/7636 dari jalan al-Amasy dari Wabroh bin Abdurrahman al-Muslimi Khursyah. Dan atsar ini shahih sebagaimana dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam al-Irwa’: 4/113/957, dan juga dishahihkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu’ Fatawa: 25/290-291. Baca lebih lanjut

Iklan

Menelisik Hukum Operasi Caesar


Oleh: Ustadz Ahmad Sabiq

Melahirkan anak adalah salah satu fitrah kaum hawa. Mereka senantiasa berusaha untuk melahirkan anaknya secara normal, tanpa operasi. Oleh karena itu berbagai usaha dan antisipasi mereka lakukan agar bisa lahiran normal. Seperti olahraga jalan pagi, senam hamil, konsumsi makanan tertentu ataupun yang lainnya.

Namun, akhir-akhir ini banyak dari ibu-ibu yang melahirkan anak mereka melalui proses operasi dengan cara membedah perut mereka. Mereka melakukan hal itu karena alasan medis, seperti bayi kembar, panggul yang sempit, atau ukuran bayi yang terlalu besar. Kadang juga karena alasan sosial atau sekedar sebagai pelengkap saja, seperti jalan lahir bayi ingin tetap utuh sehingga organ kewanitaannya sama seperti sebelum melahirkan, atau sekedar ingin menentukan tanggal kelahiran sesuai yang dikehendaki, seperti tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 dan lain-lainnya. Baca lebih lanjut