Al-Imam Malik bin Anas, Imam Ahli Madinah


Al-Imam Malik bin Anas,
Imam Ahli Madinah

Disusun oleh: Abu Aisya

Nama dan Nasab Beliau

Beliau adalah al-lmam Abu Ab-dillah Malik bin Anas bin bin Malik bin Abu Amir bin Amr bin Harits bin Ghaiman bin Khutsail bin Amr bin Harits Dzu Ashbah bin Auf bin Malik bin Zaid bin Syaddad bin Zur’ah Himyar al-Ashghar al-Himyari kemudian al-Ashbahi al-Madani.

Ibu beliau adalah Aliyah bintu Syarikal-Azdiyyah. Baca lebih lanjut

Iklan

Mutharrif bin ‘Abdillah Shikhkhir al-Amiri al-Harasyi al-Basri rahimahullah Sang Mujabud Dakwah


Seorang Mutharrif, Putra Seorang  Sahabat Rasulullah

Dikenal sebagai salah satu tokoh senior kalangan Tabi’in. Terlahir dari seorang ayah yang memperoleh kemuliaan menjadi Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Abdullah bin Sikhkhir. Sebenarnya saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup, tokoh besar Mutharrif rahimahullah ini, sudah lahir. Hanya saja, usia Mutharrif rahimahullah belum menginjak masa tamyiz (sekitar 7 tahun) ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat. Baca lebih lanjut

Siapakah Sebenarnya Abu Nuwas (Abu Nawas)?


Harun Al Rasyid dan Abu Nuwas (Abu Nawas)

Konon pada zaman Khalifah Harun Al Rasyid –salah satu khalifah Daulah Bani Abbasiyyah– hiduplah seorang pujangga yang bernama Abu Nuwas (Abu Nawas). Khalifah mempunya hubungan dekat dengan Abu Nuwas ini, sedangkan Abu Nuwas adalah seorang yang suka meminum minuman keras, bermain dengan wanita, mendengarkan musik, berjoget, dan berdansa, serta perbuatan lain semisalnya, sehingga khalifah pun banyak melakukan itu semua karena kedekatannya dengan Abu Nuwas.

Kemasyhuran Kisah Ini

Kisah ini sangat masyhur di negeri nusantara dan mungkin juga di berbagai belahan bumi Islam lainnya. Banyak komik yang ditulis, lalu Baca lebih lanjut

Buah Sifat Kehati-hatian


Sebagai makhluk sosial manusia tidak pernah lepas dari perselisihan dan perdebatan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, demikian juga dengan ujung perselisihan tersebut, ada yang berdamai, ada pula yang terus saling memusuhi. Jika mereka orang yang berakhlak mulia maka akhir permasalahan adalah kedamaian dan hikmah yang luar biasa, namun jika mereka orang-orang yang serakah dan sombong  –wal iyadzu billah– maka permasalahan yang sepele bisa berujung ke pertumpahan darah. Baca lebih lanjut