Selamatkan Jiwa dari SU’UZHZHON


Oleh: Ustadz Abu Bakr al-Atsari

Sesungguhnya Alloh Ta’ala menciptakan hati dalam tubuh manusia bukan tanpa maksud dan hikmah yang kosong. Dia menyuruhnya untuk beribadah dan berbakti kepada-Nya.

Namun, sedikit sekali yang punya hati menyadarinya karena menyangka bahwa yang dipertanggungjawabkan kelak hanya anggota badannya. Bahkan, ada yang membiarkan hatinya terjangkiti penyakit tanpa ada usaha untuk mendiagnosa dan mengobatinya. Baca lebih lanjut

Iklan

MENAHAN AMARAH


Oleh: Abu Abdillah al-Atsari

Geram, kesal, dan panas hati ini ketika melihat segerombolan pemuda berandal berkerumun dipos ronda asyik memainkan gitar sambil bernyanyi tanpa merasa berdosa. Terlihat asap-asap rokok mengepul keluar dari mulut mereka. Hati ini hanya bisa berkata: “Tenang, jangan gegabah, madharatnya bisa lebih besar!” Demikianlah kejadian yang dialami sendiri oleh penulis kelika melewati ujung gang rumahnya. Pembaca, marah: tidak semuanya tercela, apabila kasusnya seperti di atas maka seorang yang masih punya rasa cemburu terhadap agama ini, niscaya akan marah dan mengingkari perbuatan di atas. Lain halnya marah yang hanya terbawa emosi dan bukan pada kebenaran, maka ini tercela. Untuk lebih lengkapnya mari kita ikuti uraian berikut ini. Allohul Muwaffiq.

Definisi Marah Baca lebih lanjut

Akhlak Dokter dan Perawat Muslim


Ilmu kedokteran merupakan salah satu ilmu yang sangat dibutuhkan manusia dalam kehidupannya. Tidak heran jika mempelajarinya termasuk fardhu kifayah bagi kaum muslimin. Oleh karena mulianya profesi ini, Islam pun menganjurkan bagi para ‘pelayan’ kesehatan ini untuk menghiasi bidangnya dengan akhlak dan adab-adab Islami. Baca lebih lanjut

Adab-adab di MASJID


Masjid dimasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mempunyai peranan yang sangat urgen, didalamnya diajarkan syari’at-syari’at Islam, pusat pendidikan dan pengaturan kehidupan manusia. Dari sanalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membimbing umatnya, baik masalah duniawi maupun ukhrowi. Seiring dengan berlalunya masa nubmvwah, masjid-masjid yang ada dewasa ini tak ubahnya bak bangunan mewah yang tak berpenghuni, dibuka hanya pada waktu-waktu Shalat, sepi jama’ah, kosong dari kegiatan, itulah sekilas gambaran masjid yang ada. Sebagai rumah dari rumah-rumah Allah, ada beberapa etika yang telah digariskan oleh Islam ketika mendatanginya, untuk lebih jelasnya mari kita simak bersama bahasan berikut ini. Baca lebih lanjut