Menuduh Zina, Kapan Dibenarkan?


Menuduh Zina, Kapan Dibenarkan?
Oleh: Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM. hafidzahullah

MUQODDIMAH

Benarlah apa yang dikatakan oleh Rosululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam,’’Barangsiapa menjaga diri dari perkara yang syubhat, berarti telah menjaga agama dan kehormatannya[1],’’ sebaliknya barangsiapa yang tidak memelihara dirinya dari perkara yang syubhat, maka dikhawatirkan jatuh kepada perkara yang benar- benar haram.

Tuduhan zina (القذف ), baik dengan bahasa yang jelas/ gamblang, atau dengan sindiran yang mengarah kepada tuduhan zina, sering terlontar dari mereka yang jauh dari ilmu agama, mereka melontarkan tuduhan zina tanpa mendatangkan bukti yang nyata, sedangkan yang tertuduh tidak dapat mengelak atau membela diri karena memang terdapat berbagai indikasi yang menguatkan tuduhan tersebut, seperti kondisi yang  tertuduh sedang berduaan dengan yang bukan mahramnya dan semisalnya, dan yang lebih sering kita jumpai sebagian orang tidak segan menuduh pasangannya berselingkuh. Baca lebih lanjut

Iklan

Manajemen Lisan Seorang Muslim


MANAJEMEN LISAN
SEORANG MUSLIM

Oleh ustadz Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Luqman
hafidzahullah

MUQODDIMAH

Sesungguhnya di antara nikmat Allah yang diberikan kepada hamba-Nya adalah nikmat lisan dan kemampuan berbicara. Allah menggambarkan besarnya nikmat lisan ini dalam beberapa ayat, di antaranya:

أَلَمۡ نَجۡعَل لَّهُ ۥ عَيۡنَيۡنِ (٨) وَلِسَانً۬ا وَشَفَتَيۡنِ

Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, lidah dan dua buah bibir. (QS. al-Balad [90]: 8-9)

Berbicara merupakan keistimewaan manusia yang tidak dimiliki oleh makhluk yang lain. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

خَلَقَ ٱلۡإِنسَـٰنَ (٣) عَلَّمَهُ ٱلۡبَيَانَ

Dia menciptakan manusia, Mengajarnya pandai berbicara. (QS. ar-Rahman [55]: 3-4)

Sebagai isyarat bahwa penciptaan manusia terbedakan dengan makhluk yang lain dengan kemampuan berbicara.[1]

Bahkan karena besarnya nikmat lisan dan berbicara ini, Allah menjanjikan surga bagi orang yang mampu menjaga lisannya. Baca lebih lanjut